Kuliah ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran umum yang luas tentang berbagai jenis data, metode, dan pendekatan yang ditemukan dalam Politik Komparatif. Mengingat cakupan subjek yang sangat luas dan heterodoksi di bidang ini, subjudul kuliah ini adalah memahami pendekatan berbeda untuk orang yang berbeda." Fokus utamanya berasal dari premis bahwa tidak ada satu pun "cara terbaik" untuk melakukan penelitian di bidang ini, dan dari skeptisisme yang mendalam bahwa ada atau akan pernah ada satu "gelombang masa depan." Tetapi meskipun akan menunjukkan kekuatan dan kontribusi unik dari setiap pendekatan tertentu, kuliah ini juga dimaksudkan untuk membiasakan mahasiswa dengan kekurangan dari setiap pendekatan dan menyadarkan mereka akan kesalahan yang melekat pada setiap pendekatan yang harus dihindari.
Kuliah secara garis besar dimulai dengan tinjauan umum tentang Metode Komparatif dan sifat klaim Ilmu Politik sebagai ilmu pengetahuan. Masing-masing dari enam bagian kuliah berikut ini mengkaji pendekatan tertentu untuk studi Politik Komparatif: (1) studi kasus; (2)studi komparatif kualitatif; (3) Studi kuantitatif, studi perbandingan data agregat (baik ekologis maupun kontekstual); (4) penelitian survei lintas negara; (5) deskripsi mendalam; dan (6) Pilihan rasional. Bagian-bagian ini akan dimulai dengan tinjauan metodologi "klasik" yang seringkali membosankan yang memperkenalkan pendekatan ini dan menjelaskan kekuatan serta kelemahannya.
Bacaan:
1. Arend Lijphart, "ComparativePolitics and the Comparative Method," in American Political Science Review (APSR), 65, 1971, pp. 682-693. * Arend Lijphart, "The Comparable-Cases Strategy in Comparative Research," Comparative Political Studies, 8, #2, July 1975, pp. 158-177.
2. Comparative Politics and the Comparative Method, contributions by Kohli, Evans, Katzenstein, Przeworski and Kohli, World Politics, 48, October 1995, pp. 1-21.
3. David Collier, "The Comparative Method: Two Decades of Change," in Dankwart Rustow and Kenneth Paul Erickson, Comparative Political Dynamics (New York: Harper Collins, 1990), pp. 7-31.
4. Mark I. Lichbach and Alan S. Zuckerman, "Research Traditions and Theory in Comparative Politics: An Introduction," in Mark Irving Lichback and Alan S. Zuckerman, Comparative Politics: Rationality, Culture and Structure (New York: Cambridge University Press, 1997).
5. David Laitin, et al, "Review Symposium: The Qualitative-Quantitative Disputation," American Political Science Review (APSR), 89, #2, June 1995, pp. 454-481. Giovanni Sartori, "Concept Misformation in Comparative Politics," APSR, 63, #4, December 1970, pp. 1033-1053.
6. John P. Frendreis, "Explanation of Variation and Detection of Covariation: The Purpose and Logic of Comparative Analysis," Comparative Political Studies, 16, #2, July 1983, pp. 255-272.
Kuliah secara garis besar dimulai dengan tinjauan umum tentang Metode Komparatif dan sifat klaim Ilmu Politik sebagai ilmu pengetahuan. Masing-masing dari enam bagian kuliah berikut ini mengkaji pendekatan tertentu untuk studi Politik Komparatif: (1) studi kasus; (2)studi komparatif kualitatif; (3) Studi kuantitatif, studi perbandingan data agregat (baik ekologis maupun kontekstual); (4) penelitian survei lintas negara; (5) deskripsi mendalam; dan (6) Pilihan rasional. Bagian-bagian ini akan dimulai dengan tinjauan metodologi "klasik" yang seringkali membosankan yang memperkenalkan pendekatan ini dan menjelaskan kekuatan serta kelemahannya.
Bacaan:
1. Arend Lijphart, "ComparativePolitics and the Comparative Method," in American Political Science Review (APSR), 65, 1971, pp. 682-693. * Arend Lijphart, "The Comparable-Cases Strategy in Comparative Research," Comparative Political Studies, 8, #2, July 1975, pp. 158-177.
2. Comparative Politics and the Comparative Method, contributions by Kohli, Evans, Katzenstein, Przeworski and Kohli, World Politics, 48, October 1995, pp. 1-21.
3. David Collier, "The Comparative Method: Two Decades of Change," in Dankwart Rustow and Kenneth Paul Erickson, Comparative Political Dynamics (New York: Harper Collins, 1990), pp. 7-31.
4. Mark I. Lichbach and Alan S. Zuckerman, "Research Traditions and Theory in Comparative Politics: An Introduction," in Mark Irving Lichback and Alan S. Zuckerman, Comparative Politics: Rationality, Culture and Structure (New York: Cambridge University Press, 1997).
5. David Laitin, et al, "Review Symposium: The Qualitative-Quantitative Disputation," American Political Science Review (APSR), 89, #2, June 1995, pp. 454-481. Giovanni Sartori, "Concept Misformation in Comparative Politics," APSR, 63, #4, December 1970, pp. 1033-1053.
6. John P. Frendreis, "Explanation of Variation and Detection of Covariation: The Purpose and Logic of Comparative Analysis," Comparative Political Studies, 16, #2, July 1983, pp. 255-272.
- Teacher: 197611232003121001 AIRLANGGA PRIBADI KUSMAN
- Teacher: 196403251989031002 KACUNG
- Teacher: 196502241989032002 SITI AMINAH